Mungkin aku memang orang yang perfeksionis. Tapi, tekadang
aku sering melakukan hal-hal bodoh yang sepele. Misalnya: mendelete 1 folder
“apa aja” dari flashdisk . folder “apa aja”adalah folder yang benar-benar
berisi apa aja. Dan, perlu diakui
bahwa: aku baru saja melakukan kebodohan itu. Baru saja. Aku benar-benar
sinting dibuatnya. Salah satu yang terpenting yang ada di dalam folder itu
adalah (mantan) calon tulisan yang akan aku posting di blog. Yang paling aku
sayangkan dari kejadian ini adalah: aku tak memiliki back-up datanya. Mungkin
justru inilah kesalahan terbesarku, tak pernah mem-back-up tulisanku.
Aku tak tahu apa lagi yang bisa aku lakukan. Kalau pun aku
menulis ulang semuanya, tentu hasilnya tak akan sama. Itu pasti. Tulisan itu
bukan masakan yang bisa dibuat berkali-kali dengan rasa yang sama. Aku paham
benar akan hal ini. Bodohnya, aku sama sekali tak melakukan usaha apa pun untuk
mengantisipasi insiden konyol seperti yang baru saja aku lakukan. Yang bisa aku
lakukan setelah kejadian ini hanya satu; menangis. Aku juga mengerti kalau
menangis tak akan mengembalikan folder apa
aja ku. Tapi, aku memang selalu menangis saat tak ada yang bisa aku lakukan
untuk memperbaiki keadaan. Karena, dengan menangis, aku memperbaiki perasaanku
yang kacau karena keadaan yang tak bisa kuperbaiki.
Aaaaaaah, hal ini memang benar-benar membuatku stress.
Seharusnya hari ini aku belajar untuk ujian besok. Tapi, dengan keadaan seperti
ini, aku sama sekali tak berhasrat untuk belajar. Aku masih harus menata
perasaanku yang berantakan. Aku masih harus menyingkirkan semua pikiran-pikiran
yang menuduhku sebagai orang bodoh,
tidak teliti, dan sial.
No comments:
Post a Comment