Friday, May 10, 2013

Sebenarnya, saat ini, aku tidak begitu yakin dengan apa yang akan aku tulis. Aku, sebenarnya tidak memiliki cerita apapun untuk kutuangkan dalam blog ini. Tulisan ini hanyalah perwujudan sebuah janji yang telah aku buat pada tulisanku yang sebelumnya.
Harus diakui, bukanlah hal mudah untuk memposting tulisan di blog ini dengan Bahasa Indonesia yang (cukup) baik. Apalagi, selama ini, aku sudah sangat terbiasa dengan segala macam carut marut tata Bahasa Indonesia-ku yang kian hari kian liar dan tidak bisa ditolerir.
Menulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia yang agak resmi seperti ini memberikan beberapa efek sekaligus pada diriku. Di satu sisi aku merasa usiaku betambah berpuluh-puluh tahun, karena sejauh aku bisa mengingat, para orang tua lah yang lebih sering menggunakan Bahasa Indonesia yang (agak) baik. Di sisi lain, aku merasa seperti seorang bangsawan yang senantiasa menjaga tutur bahasanya agar selalu (tampak) bijaksana di mata rakyatnya dan senantiasa menggambarkan kepribadian layaknya seorang puteri.
Aku, warga negara indonesia asli, yang semenjak lahir sampai saat ini tak pernah jemu menginjakkan kaki di bumi pertiwi, merasa seperti orang yang sudah uzur hanya karena menggunakan Bahasa Indonesia yang baik. Aku, seorang warga negara Indonesia asli, yang selama 20 tahun masa hidupnya selalu berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia, merasa bak putri raja hanya karena menggunakan Bahasa Indonesia yang (agak) baik. Entahlah, aku tidak begitu yakin apakah aku masih dapat dikatakan sebagai warga Indonesia (asli) yang baik. Karena, seyogyanya, seorang warga negara sudah terbiasa menggunakan Bahasa Kebangsaanya dengan baik dan benar. Tanpa harus merasa bertransformasi menjadi manula atapun merasa menjelma menjadi putri raja yang senantisa menjaga citra aggunnya.
Mungkin, aku memang tak pandai dan tak terbiasa dalam menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Tapi, yang harus digarisbawahai adalah, hal tersebut tidak menjadikanku sebagai warga negara Indonesia yang buruk apalagi menjadikanku "pensiun" menjadi orang Indonesia. Aku, Juwita Ramadhani, adalah seorang warga negara Indonesia. Dan, aku akan senantisa berusaha untuk sebisa mungkin menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

No comments:

Post a Comment